Friday, January 9, 2015

Terkadang Cinta


Terkadang kita lupa dan tak menyadai. Kala cinta itu memang datang saat pertemuan pertama. Tanpa diundang. Tanpa direncanakan. Terjadi begitu cepatnya melebihi kecepatan cahaya.

Bermula dari pertemuan maka menjadi awal mula juga dari bencana. Harus siap dan yakin. Ketika dua hati yang terjalin oleh benang asmara. Semakin kuat terikat hingga suatu saatnya akan rapuh. Putus dimakan lemahnya kepercayaan dan keteguhan hati.

Cinta juga akan mudah pergi, semudah jatuh cinta. Menjadi debu yang mudah hilang tersapu angin, mudah larut berbawa aliran air. Lenyap, menyisakan kesedihan dan kepedihan hati. itulah cinta. Tak banyak yang mengerti sejauh mana cinta itu bermakna.

———————————————————————————————————————————————
Bayu Haryanto – biasa disapa Ubay. Penikmat senja yang bermimpi untuk explore Indonesia dengan tagline #JajahNagariAwak. Pemotret yang suka dipotret. Perngkai kata dalam blog kidalnarsis.blogspot.com. Jejaring sosial Twitter @beyubay dan Instagram @beyubaystory.

Traveling  Explore  Journalism  Photograph  Writer  Share  Inspire

 ©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan dan foto ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.

Menangkap Senja dan Menikmati Indahnya Kebersaman dari Bukit Nobita




Tak ada rencana sebelumnya, hanya melalui diskusi kecil di Chat Massanger Line untuk pergi meet up jilid kedua. Sebelumnya kami dari pejuang @BerbaginasiPDG sudah melakukan hal serupa untuk sekedar berkumpul dan bersilaturahmi dengan menjelajahi Gunung Padang dan pada kesempatan kali ini bakalan mencoba mendaki Bukit Nobita.

Yeah, Bukit Nobita. Sebuah bukit yang kini sangat sangat sangat terkenal dan begitu fenomenalnya dipenghujung tahun 2014. Bertapa tidak, bukit yang dipenuhi oleh ilalang ini menjadi perbincangan di Sosial Media (seperti Facebook, Twitter, Instagram hingga BBM) oleh kaula muda Kota Padang, bahkan banyak juga dari rombongan se-keluarga besar yang penasaran melihat keindahan kota dari ketinggian.

Romantisnya Panorama Malam Kota dari Gunung Padang


Angin begitu terasa kencang, sama halnya dengan aroma laut yang begitu terasa sekali. Deburan ombak yang tinggi, masih menggulung-gulung menghantam dinding pantai, sisa hujan masih membawa awan gelap dan mendung kala itu.

Motor ini berhenti tepat menghadap gerbang menuju Objek Wisata Gunuang Padang. Pada sore itu tepatnya, dalam suasana libur hari Natal 25 Desember 2014 para pejuang @BerbaginasiPDG berkumpul untuk sekedar bersilaturahmi sekaligus menjelajah. Ceritanya meet up gitu.

Bisa dibilang saya pertama yang datang. Kami berjanji berkumpul di tempat parkiran objek wisata ini. Tidak berapa lama om @EriEndribel bersama @whitakaka tiba, disusul dengan om @extariq bersama pak komandan @bennybern kemudian terakhir abang @atuakkk.

Yuk ke Bukit Nobita, Temukan Sensasi Berfoto Berlatarkan Kota Padang


Bagi pencinta film kartun Doraemon pasti akan mengetahui salah satu adegan yang selalu dilakukan tokoh bernama Nobita, ia selalu pergi menaiki bukit yang berada di belakang sekolahnya, bila ingin membolos sekolah atau untuk sekerdar bermain bersama teman-temannya hingga memilih untuk menyendiri di puncak bukit itu. Betapa tidak, pemandangan seantero kota dapat terlihat jelas.

Ternyata bukit tersebut ada juga loh di Kota Padang. Itulah Bukit Nobita, untuk sebutannya yang entah sejak kapan nama tersebut melekat, begitu komersial dan menarik sekali. Dari ketinggian bukit ini pemandangan seluruh kota akan nampak seutuhnya layaknya bukit yang berada di belakang sekolah Nobita maka disebut pula dengan nama Bukit Nobita.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...